This is default featured slide 1 title

The Dark Knight is one of the greatest movie that i've ever watched!!! And also one of my favourite (y)

This is default featured slide 2 title

More you think when watched, more you less to be fool!

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 31 Desember 2014

The Shawshank Redemption: A Hope in Hopeless Place



Hello, Movie-men! What’up A?

Yap, kali ini saya mendapat tugas dari mata kuliah Psikologi Kepribadian II untuk membahas suatu fenomena atau kasus berdasarkan teori Martin E.P Seligman yaitu Positive Psychology.
Berhubung ini blog all about movie, jadi saya ambil fenomena berdasarkan Film pilihan saya, yaitu The Shawshank Redemption. Film yang menempati urutan teratas dalam rating IMDb ini sangat mengesankan. Dari segi cerita, pemain, dan plot yang menuai berbagai pujian.

Film ini bercerita tentang Andy Dufresne, seorang bankir, dalam menjalani masa tahanan untuk kejahatan yang tidak dia lakukan di rumah tahanan Shawshank Redemption. Di tahun 1947, seorang bankir bernama  Andy Dufresne dituduh membunuh istri dan kekasih istrinya. Walau Andy sendiri menyatakan bahwa dirinya tidak melakukan pembunuhan itu, namun berdasarkan bukti-bukti yang ada, Andy dihukum dan dipenjara di Shawsank. Di Shawsank Andy berkenalan dan selanjutnya berteman akrab dengan Ellis "Red" Redding. Red memliki kemampuan untuk menyelundupkan barang-barang yang diperlukan oleh para tahanan. Untuk Andy, Red berhasil menyelundupkan palu kecil yang dipakai Andy untuk hobinya membuat buah catur. Selain itu Red juga memberikan poster-poster bintang film wanita bagi Andy.
Andy bekerja di bagian binatu penjara. Selama di penjara Andy selalu mendapat siksaan dari gang "The Sisters" penguasa di Shawshank. Gang The Sisters dipimpin oleh seorang narapidana bernama Bogs.
Di tahun 1949, saat bersama beberapa teman tahanannya yang lain ditugaskan untuk melapisi bagian atas atap salah satu gedung penjara, Andy  mendengar caci maki dari kepala penjaga tahanan yang kejam Byron Hadley tentang pajak yang dia harus bayar atas warisan yang didapatnya dari saudaranya yang baru meninggal. Atas bujukan Andy, Baron bersedia dibantu untuk secara legal terbebas dari pajak atas warisan yan diperolehnya. Andy hanya meminta beberapa bir dingin sebagai imbalan bantuannya itu.
Setelah kembali dari rumah sakit, Andy dipertemukan dengan Warden Samuel Norton kepala penjara Shawshank. Warden kemudian memindahkan Andy ke bagian perpustakaan penjara untuk membantu seorang narapidana tua bernama Brokks Hatlen, dengan tujuan agar Andy dapat juga melakukan pembukuan keuangan penjara. Kemampuannya dalam keuangan dan pajak, membuat Andy sering dikunjungi para penjaga tahanan  di Shawshank dan lingkungan sekitar penjara.
Andy kemudian mulai menulis surat setiap ke pemerintah setempat yang isinya meminta bantuan tambahan buku untuk perpustakaan di Shawshank.
Surat-surat permohonan yang dikirim Andy ke pemerintah daerah akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah daerah mengirimkan sumbangan buku-buku untuk perpusatakaan di Shawshank. Selain kiriman berupa buku ternyata dikrim juga sumbangan berupa rekaman musik di atas piringan hitam. Andy berbicara dengan Red dan menerangkan bahwa Andy selalu memiliki harapan dan harapannya akan selalu ada dan tidak akan hilang karena penjara di Shawshank, namun Red mengabaikan pernyataan Andy itu.
Tahun 1963, Norton sang kepala penjara memanfaatkan tenaga para tahanan untuk pekerjaan di luar penjara. Norton mendapat keuntungan dari pemotongan gaji pekerja dan mendapat komisi juga dari penyedia pekerjaan. Andy ditugaskan untuk 'mencuci' uang itu dengan menggunakan nama Randal Stephens.
Tahun 1965, Tommy Williams yang dipenjara karena pencurian, menjadi akrab dan berteman Andy dan Red. Andy  sangat membantu Red dalam mempersiapkan dirinya menghadapi ujian setara SMA. Tahun 1966 setelah mendengar secara rinci tentang kasus Andy, Tommy merasa kasus Andy  sangat mirip dengan cerita seorang narapidana yang pernah menjadi teman sekamarnya di penjara lain, yang mengaku pernah membunuh seorang lelaki dengan teman selingkuhnya, yang merupakan seorang istri dari seorang bankir, dan bankir tersebut akhirnya yang dihukum karena kejadian itu. Andy kemudian mendiskusikan informasi ini ke Norton dengan harapan Norton bisa membantunya agar bisa dilakukan pengadilan ulang untuk kasusnya. Namun Norton tanggapan sangat diluar dugaan Andy. Andy malah mendapat hukuman karena kekecewaan yang diungkapkannya.
Setelah selesai dari hukuman Andy bercerita pada Red tentang harapan Andy untuk hidup dan tinggal di Zihuatanejo sebuah kota di Mexico yang memiliki pantai menghadap ke laitan Pasific. Bagi Red, harapan Andy tidak mungkin akan terjadi. Namun Andy berpesan saat Red bebas nanti jangan lupa untuk mengambil paket untuk Red di sebuah padang rumput dekat kota Buxton.
Esok harinya, tempat tahanan Andy sudah kosong. Andy berhasil melarikan diri dengan membawa seluruh catatan pencucian uang yang dilakukan Norton. Penjaga tahanan melakukan pencarian, namun di saat yang sama Andy berpura-pura menjadi Randall Stephens mendatangi beberapa bank dan menarik uang yang sudah dicuci tersebut. Kemudian, Andy mengirim laporan keuangan dan rincian transaksi puncucian uang dan bukti-bukti korupsi serta pembunuhan yang telah dilakukan Norton ke koran setempat. Polisi segera ke penjara Shawsank untuk menangkap pihak-pihak yang terkait atas bukti dari Andy.
Red akhirnya di bebaskan setelah menjalani masa tahanan selama 50 tahun. Red mulai mencoba untuk beradaptasi dengan kehidupan diluar rumah tahanan. Namun hal ini ternyata sangata sulit dan menimbulkan tekanan baginya, karena selama ini Red menjalani 50 tahun dari hidupnya di dalam penjara.
Red teringat akan pesan Andy sebelum Andy melarikan diri. Merasa frustrasi karena belum juga bisa beradaptasi dengan lingkungan di luar penjara, Red  memutuskan untuk mencari kemungkinan akan adanya paket khusus untuknya di tempat yang diceritakan Andy dulu.

Jika dibahas dengan positive psychology yang dibuat oleh Martin Seligman, pesan-pesan positif dari The Shawshank Redemption berhubungan dengan beberapa aspek Happy Personality.

Faktor Kepribadian:
1.      Self-efficacy and Internal Locus of control
Andy adalah seorang banker yang cerdas, dan mampu bertahan saat menjadi terdakwa kasus pembunuhan istrinya yang tidak dilakukannya. Dalam film juga diceritakan bahwa Andy Sudah merencanakan pelariannya dari penjara. Walaupun membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun, Andy tetap tak menyerah. Dia percaya bahwa dirinya mampu melakukannya. Di dalam penjara pun Andy menjadi agen “pencuci uang” kepala penjara karena memang dia seorang banker yang handal.

2.      Self-Acceptance, Environmental Mastery and Autonomy.
Saat dipenjara, Andy sudah menerima dirinya apa adanya. Dalam waktu yang singkat pun Andy sudah “menguasai” penjara, terbukti dengan diperluasnya perpustakaan karena permintaanya dan pengiriman buku-buku baru untuk perpustakaannya. Dia juga menjadi agen kotor kepala penjara, yang secara tidak langsung menguasai uang kotor kepala penjara. Andy juga merupakan orang yang mandiri, mampu bekerja secara independen tanpa dibantu orang lain, walaupun tampak bahwa dia sangat memerlukan bantuan Red si penyelundup.

6 Variabel Happy Personality:

1.      Repressive-defensiveness
Andy menyangkal bahwa dialah pembunuh istrinya karena memang bukan dirinya, namun tak berdaya manakala hukuman tetap dijatuhkan untuk dirinya. Di dalam penjara, Andy merupakan orang yang tenang namun perlahan “menguasai” Shawshank.
2.      Trust
Andy sangat percaya pada teman sesame narapidana, Ellis Redding. Karena tingkat kepercayaannya yang tinggi inilah Andy menceritakan semua pengalaman dan harapannya pada Ellis. Andy juga dipercaya kepala penjara untuk mencuci uang kotornya yang pada akhirnya Andy menipu kepala penjara tersebut.
3.      Internal Locus of Control and Desire for Control
Andy menulak penyoksaan yang dilakukan geng Bogs, dan mulai bangkit dengan berkegiatan dalam penjara Shawshank. Karena dia yakin bahwa dirinyalah pemegang control atas hidupnya dan bukan orang lain.
4.      Hardiness
Andy memutar piringan hitam yang didapatnya dari kiriman bersama buku-buku untuk perpustakaanya dengan pengeras suara dari ruangan operator penjara untuk mengurangi stressnya dan menghibur teman-temannya. Hal ini membuat Andy dihukum, namun dia tidak menyesal.
5.      Emotional Stability and Positive Affect
Andy orang yang sangat tenang dan berkarisma. Dalam penjara yang tampak menyeramkan, Andy bak seorang intelek yang tersesat di daerah kumuh. Suasana hatinya juga selalu positif dan menerima keadaanya apa adanya.
6.      Self-Esteem
Walaupun dipenjara, Andy tak kehilangan harga dirinya. Saat akan dilecehkan oleh geng Bogs, dia menolak dengan balik mengancam Bogs.

Kesimpulan yang bisa kita ambil dalam film ini adalah jangan berhenti berharap. Bagaimana seseorang yang tidak punya harapan namun berani berharap. Di tempat seperti ini, beranikah kita berharap?
(Saat kalian menonton film ini, kalian akan terkejut betapa andy memiliki kesungguhan yang luar biasa untuk melarikan diri dari Shawshank, dan jalur ekstrem yang ditempuh Andy akan membuat kalian miris)
Di akhir film ini ditunjukkan bahwa Andy sangat bahagia atas kehidupan yang dijalaninya.

Sekian Movie-men. Semoga bermanfaat untuk kalian semua. Keep Watching!

Source:

Schultz, D., & Schultz, S.E. (2005). Theories of Personality 8 th. Edition. USA: Wadsworth.

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya